Rabu, 13 Desember 2017

maqolah 3 - nashoihul ibad "cara melewati kubur"


بسم الله الرحمن الرحيم

(و) المقالة الثالثة (عن أبي بكر الصديق رضي الله عنه : من دخل القبر بلا زاد) أي من العمل الصا لح (فكا نما ركب البحر بلا سفينة) أي فيغرق غرقا لا خلاص له الا بمن ينقذه كما قال ﴿ما الميت فى قبره إلا كا لغريق المغوثأي الطلب لأن يغثا.

(maaf tulisan arabnya kebalik)

Maqolah ketiga dari kitab  نصاءحالعباد karangan
شها ب الدين أحمد بن حجر العسقلان bermakna bahwa barang siapa yag masuk kuburan(meninggal),tanpa membawa amal kebajikan maka ia bagaikan melewati samudra tanpa kapal.

Anda pasti tahu hal itu secara rasional tidak mungkin dilakukan.

Al minhajul Imam Al Ghozali pernah menguji para muridnya dengan bertanya”apakah yang paling dekat dan apakah yang paling jauh?”
Jawaban dari pertanyaan itu ialah kematian dan masa lalu,karena kematian dapat menjemput kita kapan saja.

#persiapkan masa depan terdekatmu

Saat keluarnya ruh dari jasad maka ruh tersebut akan kembali ke Allah Swt.dan jasad kembali ke tanah.

#Semakin baik ruh-mu maka semakin baik jasad-mu.

Seperti yang sudah kita ketahui,bahwa orang orang ‘alim,orang sholeh ,orang orang yang menjadikan hidupnya untuk menyembah ke Allah Swt. Jasad mereka tetap utuh,bahkan kain kafan mereka tetap bersih.
Pada saat jasad menuju ke liang lahat,maka jasad itu ditemani oleh
1.     harta,
2.     anak,istri
3.     amal
setelah sampai di kuburan,harta,anak,dan istri akan kembali ke rumah akan tetapi amal itu akan tetap beramal.

Kebanyakan manusia pada saat hidup di dunia lebih senang ke harta,anak,istri.akan tetapi sedikit sekali dari mereka yang menyukai amal.karena hal itu sudah di-nash oleh Allah Swt.

Di kubur amal perbuatan setia bersama.baik amal yang baik,maupun amal yang buruk.

Amal baik,akan berubah menjadi manusia yang baik,harum semerbak wanginya,dan ia akan bersama hingga melewati shiratal mustaqim

Amal buruk akan berubah menjadi manusia yang buruk rupa,berbau tidak sedap.bahkan menjadi ular,kalajengking,singa,yang pelaku amal tersebut tidak dapat pergi dari mereka.

Maka dari itu orang di kubur membutuhkan pertolongan.

إذا مات الإنسا ن انقطع عمله إلامن ثلاث : صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صا لح يدعوله

Amal jariyah
Contohnya : ikut membangun masjid,jalan umum,dll
Bermanfaat :
1.     disukai banyak orang di dunia
2.     dapat meluaskan kubur
3.     menjadi payung dari panasnya huru-hara mahsyar.

Anak sholeh
Anak yang sholeh dapat membantu kedua orang tuanya karena anak yanga sholeh pasti selalu medo’akan orang tuanya bai saat masih hidup,maupun sudah mati.

Ilmu yang bermanfaat
Ilmu yang bermaat adalah ilmu yang diajarkan kepada orang lain.denagn ilmu orang lain dapat dekat dengan Allah Swt.

Apabila seeorang itu mengajarkan suatu hal baik maka ia mendapat pahala dan apabila orang yang di-ajak tersebut melakukanya maka pahala tersebut akan terus mengalir,  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar